Cara memasang keramik yang benar

Post On: 9 April 2016
By:
January 9, 2018

Cara memasang keramik yang benar

Memasang keramik memang mudah, tetapi hal ini bukan berarti kita bisa asal-asalan, yang penting terpasang. Jika tidak kita cermati cara memasang keramik yang benar, bisa mengakibatkan beberapa masalah pada keramik yang kita pasang di kemudian hari. Permukaan yang tidak rata, retak, pecah, gumpil, melembung atau terangkat, bahkan yang paling berbahaya adalah keramik terlepas (dalam beberapa kasus, disertai ledakan).

Berikut cara memasang keramik dengan benar.

  1. Persiapan alat-alat kerja untuk memasang keramik.
  • Palu, beji, penggaruk/sikat baja, selang, waterpass, paku, benang, trowel, trowel bergerigi, waterpass, siku besar, alat potong keramik, rol meter,kuas, spacer, mistar/jidar, kain/busa, mixer, bak spesi, rubber float, triplek/terpal.

 

cara memasang keramik

  1. Persiapan Permukaan Dasar.
  • Mempersiapkan base atau pondasi keramik. Untuk bangunan baru, yang harus diperhatikan adalah kematangan lantai podasi tempat kita akan memasang keramik. Misal, untuk beton, diamkan beton selama 30 hari terlebih dahulu, hal ini agar memberi kesempatan beton baru mengalami penyusutan.
  • Setelah kering (atau untuk permukaan dasar yang sudah lama), jika ada permukaan yang menonjol, sebaiknya dihilangkan dengan beji atau alat sejenisnya.
  • Buat permukaan menjadi kasar, dengan penggaruk atau bisa dengan alat-alat yang bisa membuat goresan pada permukaan cor.
  • Bersihkan permukaan dasar dari kotoran yang kemungkinan akan mengganggu dengan air, dengan cara semprot dengan menggunakan selang untuk lebih memudahkan kita.
  1. Pengerjaan lapisan
  • Buat screed dari bahan semen dan pasir dengan komposisi 1:4 atau 1:5.
  • Pasangkan screed secara merata pada permukaan dasar dengan trowel. Pengecekan kerataan bisa menggunakan mistar, benang dan waterpass.
  • Biarkan 3 – 7 hari agar permukaan screed benar-benar kering.
  • Untuk menghindari permukaan screed rusak pada saat proses pengeringan, beri penutup seperti kertas semen, plastik atau triplek.
  • Jika ada jalur instalasi pada permukaan jangan lupa diberi tanda.

Inilah Shophouses yang di design menyerupai Dotonburi Shopping Street di osaka Jepang

Info lengkap klik disni

  1. Pemasangan Keramik
  • Pastikan permukaan screed benar-benar kering dengan cara mengetuk-ketuk permukaannya.
  • Pastikan pencahayaan pada area pengerjaan pemasangan keramik benar-benar memadai.
  • Buat alat bantu atau garis panduan untuk membantu pemasangan keramik agar lebih rapi, dengan menggunakan benang yang diikat dari ujung ke ujung sisi lainya.
  • Basahi terlebih dahulu permukaan screed dengan air. Hal ini hanya berlaku jika kita menggunakan semen sebagai bahan perekat keramik. Jika menggunakan adhesive perekat keramik, maka bersihkan permukaan screed dan ikuti petunjuk pada kemasan produk tersebut.
  • Untuk perekat menggunakan semen, rendam keramik ke dalam air sekitar 2-3 jam terlebih dahulu. Untuk perekat Adhesive cukup bersihkan bagian dasar keramik.
  • Untuk permukaan dasar yang berkadar air tinggi, sebaiknya diberikan lapisan kedap air terlebih dahulu.
  • Lapiskan perekat pada screed dengan trowel ( lebih bagus yang bergerigi).
  • Saputkan tipis semen/adhesive pada permukaan dasar keramik, ini dapat membantuk keramik terpasang lebih kuat.
  • Pasang keramik dengan memberi sedikit tekanan. Ketuk-ketuk perlahan permukaan keramik untuk memastikan keramik menempel dengan sempurna.
  • Untuk memasang keramik berikutnya, perhatikan jarak untuk pembentuk nat. Untuk hasil yang lebih sempurna, sangat dianjurkan untuk menggunakan alat bantu pembetuk nat, (spacer: biasanya terbuat dari plastik atau pvc).
  • Untuk keramik yang harus dipotong, gunakan alat pemotong khusus keramik untuk hasil yang lebih rapi dan lebih aman.
  • Periksa kerataan antara keramik yang satu dengan yang lain.
  • Setelah semua keramik terpasang, diamkan kurang lebih 3 jam, lalu bersihkan permukaan keramik yang sudah terpasang dengan kain atau spon basah.
  • Diamkan keramik yang sudah terpasang dan bersih kurang lebih 1 hari. Sebaiknya permukaan keramik ditutup serta diberi tanda peringatan bahwa pemasangan keramik masih dalam keadaan basah.
  1. Pekerjaan nat keramik (grouting).
  • Terlebih dahulu, lepas spacer dengan hati-hati (disarankan menggunakan alat yang direkomendasikan oleh produk spacer tersebut).
  • Isi nat dengan bahan khusus pengisi nat dengan menggunakan bantuan rubber float.
  • Bersihkan bahan pengisi nat yang menempel pada permukaan dengan spon atau kain basah.
  1. Pekerjaan akhir.
  • Jangan lupa untuk membari tanda atau rambu bahwa keramik baru saja dipasang.
  • Tutup dengan triplek, terpal atau plastik.
  • Biarkan dalam keadaan seperti ini selama 3 hari.
  • Poles keramik dengan alat poles agar tampilan keramik lebih bersih dan mengkilat.

cara memasang keramik yang benar

Demikian cara memasang keramik yang benar. Ketika langkah-langkah tersebut diaplikasikan dengan benar, keramik kita pasti akan menjadi lebih indah dan awet, bebas dari segala permasalahan yang sering terjadi pada keramik yang dipasang dengan kurang benar.

Tags: , , , ,

Related to Cara memasang keramik yang benar