Apa Beda Parket Dan Vinyl Dan Bagaimana Cara Pemasangannya

Post On: 13 April 2016
By:
January 5, 2020

Apa Beda Parket Dan Vinyl Dan Bagaimana Cara Pemasangannya.

Mungkin kita sering mendengar pertanyaan seperti judul artikel di atas. Apa Beda Parket Dan Vinyl?  pikiran kita akan langsung tertuju pada lantai dengan motif serat kayu yang terlihat sangat elegan. Walaupun keduanya memang suatu hal yang sangat-sangat berbeda, namun tidak jarang memiliki kemiripan dalam penggunaanya, terutama dalam urusan lantai. Perbedaan utama antara parket dan vinyl adalah bahan dasarnya. Parket terbuat dari bahan alami berupa kayu, sementara Vinyl terbuat dari bahan sintetis sejenis PVC. Untuk tahu apa beda parket dan vinyl, ada baiknya kita lebih mengenal masing-masing material tersebut.

apa beda parket dan vinyl

apa beda parket dan vinyl

Parket

Parket adalah sebuah susunan dari potongan-potongan kayu untuk menghasilkan efek dekotarif (seperti mozaik). Ada tiga jenis parket:

  • Solid Parket : Terbuat dari kayu solid yang yang dipotong dan dibelah dengan ukuran tertentu (T:1-1.5mm X L:60-120mm X P:900-1500mm) , yang nantinya bisa disusun untuk membentuk sebuah bidang. Misalnya: Jika parket kayu jati maka yang digunakan adalah potongan-potongan kayu jati tidak ada yang lain. Kayu yang sering digunakan untuk parket jenis ini adalah, kayu jati, sono keling, merbau, ulin, dan beberapa jenis kayu keras lainnya.
  • Engineering Parket : Terbuat dari plywood (atau terkadang kayu solid tetapi berkualitas rendah) yang lapisi veneer dari kayu berkualitas pada permukaannya.
  • Laminate Parket : Terbuat dari serbuk kayu yang dicampur dengan bahan kimia sebagai perekat, kemudian di press dengan mesin hot press berkekutan minimal 1 ton. Kemudian dilapisi veneer (biasanya veneer sistetis).

Pada penggunaanya parket bisa digunakan untuk lapisan akhir dari lantai dan dinding.

Kelebihan Parket :

  • Mampu memberikan suhu ruangan yang normal dan hangat.
  • Memberikan tampilan yang natural namun elegan.
  • Material bangunan dengan tingkat keamanan yang tergolong tinggi.
  • Pemasangan mudah.

Kekurangan Parket :

  • Harganya relatif mahal.
  • Membutuhkan ekstra perawatan.
  • Rawan terhadap udara yang lembab (pembusukan) dan serangan rayap.
  • Mudah tergores.

cara memasang parket
Info lengkap klik disni
Cara memasang Parket :

Dalam memasang parket tergolong
mudah, karena biasanya setiap parket sudah diberi alur (molding) untuk kita bisa mengkaitkan antara lembar satu dan lainnya. Jadi kita hanya seperti memasang puzzle.

  • Pastikan lantai yang akan dilapis parket sudah rata, jika lantai semen sudah diaci. Dan bersihkan jika permukaan lantai kotor.
  • Diamkan parket minimal 24 jam sebelum pemasangan, untuk penyesuaian dengan suhu ruangan.
  • Alat-alat yang diperlukan, palu karet, kayu (untuk menahan pukulan palu agar tidak langsung mengenai parket), meteran, pensil, gergaji, bor, pemotong parket, paku/paku tembak.
  • Sebaiknya tentukan pola terlebih dahulu dengan gambar kerja, ini untuk mempermudah kita menentukan jumlah parket dan pemotongan (biasanya pola yang sering digunakan adalah pola susunan batu bata)
  • Lapisi lantai yang sudah diaci dengan poly foam.
  • Kemudian mulai susun parket diatas poly foam tersebut. Untuk mempermudah pemasangan Pilihlah sudut awal untuk memulai dengan posisi lidah ceruk parket yang menghadap kebawah berada di diding. Sebelumnya beri jarak dengan spacer agar parket tidak langsung menyentuh diding, ini dimaksudkan untuk mengantisipasi pemuaian.
  • Pastikan kita menyambung lidah dan ceruk parket, kemudian pukul dengan palu karet untuk menguncinya (jika tidak menggunakan palu karet, bisa juga gunakan kayu penghantar pukulan agar palu tidak langsung mengenai sisi parket.
  • Untuk parket yang harus dipotong atau dibelah baik diawal atau akhir susunan, sebaiknya ikuti petunjuk gambar kerja yang sudah kita buat. Gunakan meteran dan pensil untuk menentukan pemotongan. Lalu potong/belah mengunakan gergaji dengan stoper penentu kelurusan (untuk pemotongan yang lebih rapi gunakan alat pemotong khusus parket.
  • Setelah semua parket terpasang, kita pasang pengunci pada setiap sisi dinding. Bisa mengunakan list dari kayu yang ditempel ke dinding dengan paku tembak.

Catatan: Ada beberapa jenis parket yang pemasangannya harus menggunakan lem kayu untuk menempelkan pada permukaan lantai, biasanya parket jenis ini adalah parket unfinish/setengah jadi.

Vinyl

Material ini adalah material sintetis yang dibuat dari campuran beberapa bahan kimia dengan teknik tertentu. Jika kita membahas Vinyl secara umum, mungkin artikel ini akan melebar kemana-mana, karena pada umumnya vinyl digunakan untuk bahan dasar produk yang berbeda-beda, mulai dari perekam musik, kulit sintetis dan masih banyak lagi. Kita akan berfokus pada vinyl yang diaplikasikan sebagai material bangunan (khususnya lantai).

cara memasang vinyl

Vinyl untuk material lantai (flooring vinyl), biasanya berbahan dasar PVC, dicetak dan dibentuk dari beberapa layer, yaitu, compact layer, glass fiber, printing layer dan UV coated wear layer dalam bentuk lembaran/roll dengan ukuran tebal 3mm, lebar 1,8-2m dan panjang 20m. Ada juga Lantai Vinyl dipotong dengan berbagai ukuran seperti ukuran parket (Kurang Lebih L:180mm x P:900mm). Untuk motif, Vinyl termasuk fleksibel karena bisa mengambil motif dari berbagai bahan-bahan alami, mulai dari kayu, batu dll. Tetapi vinyl dengan motif kayu adalah yang populer, mungkin inilah yang akhirnya membuat parket dan vinyl terkesan sama dan sulit untuk dibedakan.

Kelebihan Vinyl :

  • Seperti umumnya bahan sistetis, ini adalah cara untuk menampilkan bahan alami dengan biaya yang lebih murah. Misal: kita ingin memiliki lantai parket tetapi karena harga parket mahal, maka kita hanya mengambil motifnya saja dengan memasang vinyl bermotif kayu, untuk biaya yang lebih murah.
  • Pilihan corak yang beragam
  • Pemasangan dan perawatannya mudah.
  • Kuat dan awet
  • Tahan air, tahan terhadap kelembaban

Kekurangan vinyl:

  • Bahan yang terbuat dari (PVC) cenderung kurang bersahabat untuk kesehatan.
  • Rawan rusak jika terkena benda tajam. Misal : Kaki Furniture.
  • Sulit dalam perbaikan, jika ada yang rusak maka harus bongkar dan ganti baru).

cara memasang vinyl

Cara memasang Vinyl :

  • Pastikan permukaan lantai yang akan kita lapis dengan vinyl sudah rata dan bersih agar tidak terjadi bergelombang atau gelembung pada permukaan vinyl. Juga bisa menambah lapisan dasar seperti plywood untuk permukaan yang lebih rata.
  • Lumuri permukaan lantai dan bagian bawah vinyl dengan lem (lem kuning), gunakan trowel agar lebih aman dan rata. (lewati langkah ini jika kita menggunakan vinyl yang sudah ada perekatnya, ikuti petunjuk dalam kemasan produknya.
  • Diamkan beberapa saat, agar lem menyesuaikan diri dengan suhu ruangan.
  • Lalu mulai tempelkan lapisan-lapisan vinyl pada permukaan yang sudah diberi lem. (Sangat disarankan membuat gambar kerja/pola terlebih dulu agar pemasangan kita terarah)
  • Tekan dengan alat bantu (rolling pin) untuk membuat lapisan vinyl menempel dengan sempurna.
  • Pada area sambungan sebaiknya lebih hati-hati untuk menghindari terjadinya celah.
  • Untuk bagian tepi, bisa dirapikan dan dipotong dengan menggunakan cutter. Gunakan bantuan mistar untuk hasil yang lebih sempurna.
  • Terakhir bisa ditambahkan list yang menempel ke dinding untuk penapilan yang lebih rapi.

Demikian artikel tentang apa beda parket dan vinyl dan bagaimana cara pemasangannya, semoga bermanfaat.

Baca juga :
lampu hias ruang tamu model minimalis
Lampu hias halaman depan rumah minimalis

Tags: , , , , , ,

Related to Apa Beda Parket Dan Vinyl Dan Bagaimana Cara Pemasangannya