Teknologi Resapan Air Biopori

Post On: 2 June 2016
By:
January 31, 2018

Teknologi Resapan Air Biopori

proses Teknologi resapan air biopori sekarang sering kita dengar.Pada dasarnya, biopori secara fungsi hampir sama dengan sumur resapan.namun yang membedakan pembuatan, ukuran dan beberapa karakter teknis lainnya.

Fungsi utama biopori adalah memudahkan penyerapan air dipermukaan tanah agar masuk ke dalam tanah. Tentunya ini adalah solusi untuk membantu mengatasi masalah banjir dan menjaga pasokan air tanah.

teknologi resapan air biopori

Walaupun Resapan air biopori tidak memiliki daya tampung (resapan) yang cukup besar jika dibandingkan dengan sumur resapan,  namun Teknologi resapan air biopori memiliki keuntungan antara lain,

  1. Ukuran yang jauh lebih kecil
  2. Lebih mudah pembuatannya
  3. Tidak membutuhkan lahan tersendiri yang harus disiapkan khusus (seperti sumur resapan)
  4. Bisa digunakan untuk pengelolaan sampah organik (menjadi kompos).

Lalu bagaimana cara pembuatan biopori? Berikut adalah cara membuat biopori disekitar rumah kita.

  1. Buat lubang dengan diameter 10 cm, biasanya menggunakan bor yang memang digunakan untuk membuat biopori, dengan kedalaman kurang lebih 100cm. Jika lahan yang kita buat cukup lebar, sehingga bisa dibuat beberapa lubang biopori maka jarak antar lubang bisa antara 50cm sampai dengan 100cm.

sumur resapan

  1. Ada dua jenis lubang biopori
  • Yang pertama adalah yang dinding lubangnya dilapisi dengan penguat, bisa dari semen, semen cetak (tebal 2-3cm) atau pipa paralon.
  • Yang kedua adalah dinding lubang biopori dibiarkan tanpa penguat, sehingga dinding lubang hanya berupa tanah saja.
  1. Isi lubang biopori dengan sampah organik seperti, dedaunan kering, sampah dapur, sisa pemotongan tanaman, rumput atau sampah-sampah yang bisa membusuk lainnya. Sampah-sampah organik inilah yang nantinya akan menjadi kompos yang bisa difungsikan sebagai pupuk organik. Selalu pastikan lubang biopori terisi penuh dengan sampah organik, ketika permukaan sampah organik turun maka segera isi dengan sampah organik lagi. Jangan sampai kemasukan dengan sampah (non-organik yang tidak bisa membusuk) atau benda lain yang bisa mengganggu peresapan air, bisa dengan membuat pebutup khusus untuk lubang biopori.
  2. Ketika sampah organik tersebut sudah menjadi kompos maka bisa dibersihkan (diambil), biasanya setiap menjelang musim penghujan datang, lakukan perawatan ini secara rutin. Untuk lubang biopori yang dinding lubangnya tanah (tanpa penguat tambahan), sampah bisa tidak diambil dan membiarkannya menyatu dengan tanah. Kita bisa menutupnya dengan tanah dan membuat lubang resapan baru di sekitarnya. Hal ini juga bisa digunakan sebagai langkah mempersubur tanah sekitar rumah kita.
  3. Kita bisa membuat lubang-lubang biopori pada setiap tanah pada pekarangan rumah kita, terutama untuk area yang cenderung tergenang oleh air ketika musim penghujan. Bisa juga dibuat pada dasar selokan.

Itulah cara sederhana membuat biopori. meskipun mungkin kita sudah memiliki sumur resapan pada area rumah kita, tidak ada salahnya menambah beberapa biopori pada area rumah kita, sehingga penyerapan air permukaan disekitar rumah kita bisa lebih cepat, meskipun dalam kondisi curah hujan yang tinggi.

Liburan gratis dibali??? kenapa tidak??

villa dibali

liburan sambil berinvestasi di bali…klik here

Baca juga :
apartemen harga perdana di pondok indah
apartemen mewah serasa rumah bernuansa resort bali

Tags: , , , , , ,

Related to Teknologi Resapan Air Biopori