Jenis Gambar Pada Proses Konstruksi

Post On: 9 June 2016
By:
February 3, 2018

Jenis Gambar Pada Proses Konstruksi

Dalam proses pembuatan sebuah bangunan, gambar pada proses konstruksi adalah sebuah acuan atau pegangan untuk bisa mewujudkan sebuah bangunan dengan tepat. Dengan adanya gambar, pengerjaan sebuah bangunan akan lebih terarah. Gambar kerja sendiri berfungsi untuk menyesuaikan berbagai kebutuhan sebuah bangunan dengan disiplin ilmu yang harus diterapkan pada sebuah bangunan. Disiplin ilmu yang harus tertuang pada gambar secara garis besar adalah, arsitektur, struktur, mekanikal, elektrikal dan plumbing. Karena dengan penerapan disiplin ilmu itulah sebuah bangunan nantinya akan berfungsi dengan tepat dan maksimal.

gambar pada proses konstruksi

Gambar pada proses konstruksi ada beberapa jenis. Hal ini diperlukan karena dalam pengerjaan sebuah bangunan terdapat beberapa proses yang panjang, dan dalam setiap proses memiliki masalah dan kebutuhan pemecahan masalah yang berbeda. Pada setiap jenis gambar, masing-masing harus memiliki sifat yang sesuai dengan proses pengerjaan bangunan yang ingin diinformasikan. Namun secara umum sebuah gambar harus memenuhi kriteria : mudah dibaca (informatif dan komunikatif) dan memiliki sebanyak mungkin informasi yang diperlukan dalam sebuah proses pengerjaan bangunan. Lalu, apa saja jenis gambar pada proses konstruksi ? Berikut adalah beberapa jenisnya.

gambar konstruksi

  1. Gambar Perencanaan (Architecture Drawing)

Ini adalah gambar pertama yang dibuat untuk keperluan pembangunan sebuah bangunan. Gambar Perencanaan adalah gambar untuk menuangkan semua ide dan gagasan. Biasanya pembuat ide dan gagasan adalah seorang arsitek atau engineer. Gambar Perencanaan adalah sarana untuk mengkomunikasikan semua ide dan gagasan para perencana tersebut kepada pemilik bangunan (owner) yang akan dikerjakan. Sehingga gagasan tersebut bisa memenuhi keinginan dan kebutuhan owner. Gambar perencanaan ini masih berupa gambaran-gambaran umum dan belum memiliki detail-detail yang layak untuk pengerjaan sebuah bangunan, namun gambar ini adalah acuan untuk proses berikutnya.

  1. Gambar Tender (Drawing For Tender)

Gambar tender adalah gambar yang digunakan untuk melakukan pemilihan kontraktor yang akan mengerjakan sebuah bangunan. Gambar ini berfungsi sebagai acuan penghitungan volume pekerjaan. Gambar tender harus memiliki informasi-informasi yang komunikatif dan detail terkait dengan berbagai parameter bangunan, mulai dari dimensi dan ukuran sampai dengan jenis material yang digunakan. Informasi-informasi tersebut bertujuan agar para kontraktor bisa mengajukan penawaran harga untuk mengerjakan bangunan tersebut.

  1. Gambar Konstruksi (Drawing For Construction)

Setelah gambar perencanaan dan gambar tender, gambar pada proses berikutnya adalah gambar konstruksi (drawing for konstruksi). Gambar ini adalah penyempurnaan dari gambar tender dan menjadi acuan sebuah kontraktor untuk pelaksanaan pengerjaan sebuah bangunan. Oleh karena itu gambar ini biasanya terbit setelah proses tender sudah selesai dan kontraktor yang akan mengerjakan bangunan sudah ditentukan.

apartemen di ancol

Apartemen Siap Huni di kawasan rekreasi Ancol
klik aja

  1. Gambar Kerja (Shop Drawing)

Ini adalah gambar yang dibuat oleh kontraktor sebagai acuan pengerjaan bangunan di lapangan. Informasi pada gambar kerja harus benar-benar detail, informatif dan akurat. Sehingga meminimalisir terjadinya kesalahan pengerjaan bangunan. Informasi pada gambar kerja juga harus mudah dibaca oleh pelaksana, mandor, tukang sampai pengawas. Gambar kerja juga harus sesuai dengan gambar konstruksi. Dan sebelum digunakan, gambar kerja juga harus disetujui oleh pihak owner (biasanya owner mengirimkan owner representatif atau pengawas). Dalam shop drawing, detail-detail yang ditampilkan bisa sangat-sangat spesifik. Dari mulai dimensi, ukuran dan material.

Amarsvati the next bali

Info lengkap klik disni

  1. Gambar Aktual (As Built Drawing)

Gambar yang terakhir adalah as built drawing yang berisi informasi-informasi aktual dari sebuah bangunan yang sudah selesai dikerjakan. Gambar ini dibuat berdasarkan acuan shop drawing dan beberapa catatan dari pihak pengawas, seperti beberapa perubahan-perubahan yang terjadi pada saat pengerjaan bangunan. Gambar ini nantinya berfungsi sebagai acuan untuk owner melakukan perawatan ataupun jika ada renovasi pada bangunan tersebut.

Itulah beberapa jenis gambar pada proses konstruksi. Semua gambar tersebut diperlukan dan menjadi SOP dalam pengerjaan sebuah bangunan, agar sebuah pengerjaan bangunan bisa lebih terkendali. Sehingga nantinya bangunan yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan.        

 

Baca juga :
cara membuat IMB
untung rugi memiliki rumah dan apartemen

Tags: , , , , , ,

Related to Jenis Gambar Pada Proses Konstruksi